Rabu, 11 Agustus 2010

ANGANKU

Sayang..
Sulit untuk aku bayangkan jika suatu hari anganku menjadi kenyataan. Ketika suatu pagi ketika ayam berkokok aku terbangun dan menemukanmu ada disebelahku. Masih tertidur pulas. Melihatmu tidur dengan nyenyak aku sungguh terpana. Betapa damai dirimu disaat tidur. Aku sangat suka ekspresi tidurmu. Mirip seperti kanak kanak yang manja bergelayut mesra dilengan ibunya. Pelan kucium pipimu. Lalu beranjak menuju dapur menyiapkan sarapan pagi kesukaanmu. Tentu saja seperti biasa dengan secangkir kopi kesukaan kita.

Sayang..
Ingin ku membayangkan, jika suatu sore aku duduk menunggumu diteras. Dan ketika kau datang tanganmulah yang pertama kali kusambut. Kucium laksana kau adalah dewaku. Menyiapkan air mandimu, baju santaimu. Dan merapikan bekas mandimu. Lalu beranjak menuju dapur, menyeduh teh dan sedikit cemilan buatmu. Karena aku tahu, seharian kau kerja, kau pasti merasakan lapar. Dan kita pun menghabiskan sore yang indah diruang tamu rumah kita.

Sayang..
Betapa ingin ku berangan pada suatu senja, diberanda rumah kita. Kau duduk sambil membaca koran kesukaanmu dengan secangkir teh buatanku. Akupun menemanimu sambil merajut sepatu dari benang wall untuk calon anak kita yang ada didalam perutku. Sekilas kau tersenyum. Menciumku dan mengelus perut besarku. "aku ingin anak laki-laki ." katamu. Dan aku mengangguk tak ingin membantah inginmu.

Sayang..
Betapa indah jika dikala suatu malam kita berkumpul diruang tengah. Menemani anak anak kita menyiapkan pekerjaan rumahnya. Lalu bercerita tentang kegiatan kita seharian. Bercanda dan bercengkrama bersama, lalu beranjak tidur kala malam mulai larut.

Sayang..
Inilah akhir kesempurnaan anganku. Duduk bersamamu ditaman rumah kita. Menemani anak cucu kita bermain. Betapa ku bahagia saat itu. Karena diusia senjaku aku masih memiliki kamu, CINTAKU.. betapa saat itu ingin aku mengatakan, betapa beruntungnya aku menjalani hidupku denganmu. Kau yang selalu sabar menghadapiku. Kau yang selalu mencintaiku dengan cara cara yang indah. Dan aku suka semua caramu memperlakukan aku.

Sayang..
Tak terbayang, jika disaat kita bercermin, bahwa aku dan kau tidak lagi seperti dulu. Gadis dan jejaka muda yang digandrungi banyak wanita dan pria. Kita kini adalah sesosok tubuh keriput yang menua. Tapi kasih sayang kita tetaplah sama. Tidak berkurang sedikitpun. Karena dalam hati kita ada satu rasa. CINTA. CINTA yang sempurna.

Sayang..
Jangan marah ya.. ini cuma anganku.. tak perlu kau wujudkan jika kau tak mau.. hayooo.. senyum donk.. aku suka senyum muu.. karena senyummu selalu membuatku rindu.. ^^

1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus