Tampilkan postingan dengan label XYX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label XYX. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Februari 2011

Menghargai Perbedaan



Kita sering merasa ragu pada diri kita sendiri. Apakah pasangan kita sekarang ini adalah jodoh kita kelak ? Benarkah dia orang yang tepat ? Benarkah dia yang akan menemani kita hingga kita tua. Mungkin pada awalnya disaat cinta melanda kita tak memikirkan hal ini. Tapi seiring berjalannya waktu, ada banyak perbedaan dan selisih paham yang terjadi yang membuat kita ragu dan bertanya-tanya. Bagaimana jika bukan dia orangnya ?

Selasa, 08 Februari 2011

S.M.S



SMS adalah hal yang paling mudah untuk dilakukan. Murah dan bahkan kadang gratis. Apakah kamu tahu makna sebenarnya ? SMS yang kamu kirim akan membuat seseorang tahu bahwa dirinya "tidak dilupakan".


Senin, 07 Februari 2011

Impian Yang Kita Butuhkan


Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan

Yang Paling Dibenci



1. Menunggu

Menunggu memang hal yang sangat membosankan. Karena terkadang kita banyak menghabiskan waktu dengan sangat sia sia karena harus menunggu. Dan saya yakin semua pasti sepakat dengan hal itu. Apalagi jika sesuatu yang ditunggu itu tidak jelas dan pasti.

Menunggu adalah suatu pekerjaan yang membosankan. Kelamaan menunggu malah akan membuat emosi naik, menimbulkan perasaan curiga, cemas apalagi jika yang ditunggu tidak memberikan kabar apapun.

Jumat, 07 Januari 2011

Tentang Sahabat



Ketika Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah, seseorang bertanya pada beliau,

"Siapa sahabatmu wahai Ali?"

"Aku tidak tahu," jawab Ali.

"Kenapa seorang khalifah bisa tidak tahu siapa sahabatnya?" tanya orang itu lagi heran.

"Karena saat ini dunia ada di tanganku. Tapi, nanti saat aku sudah tidak menjadi khalifah lagi, baru aku akan tahu siapa sahabatku yang sebenarnya."

***

Selasa, 04 Januari 2011

Masa Lalu



I know that the time can't wait us. Eventhough we running up to catch it, we still can not ask it back or just look back. Because you do not have to chase it.
The time was there, still walking with you..
( Mary Dianna Firefly )

Senin, 27 Desember 2010

Hukum Tabur Tuai

Seperti menanam benih pada sebuah pot penuh tanah subur. Seperti itulah kita menanamkan perkataan pada untaian kalimat yang kita ucapkan. Jika perkataan itu baik, maka baik pula respon yang kita dapat. Jika perkataan itu tidak baik dan tidak enak didengar, maka jangan marah jika dibalas dengan perkataan yang lebih pedas lagi.

Jumat, 24 Desember 2010

Putus cinta : Bukan Kiamat !


Kemarin sore saya dicurhatin temen yang lagi patah hati. Sambil nangis, berurai air mata duka, dia cerita soal pacarnya yang minta putus tanpa sebab. "Kenapa sih le, dia tega ninggalin gw, salah gw apa coba ?" Nah giliran saya yang bingung mau jawab apa. Yang pacaran dia, napa nanyanya ke saya.. Saya coba kasih saran "Udah lah ta, mungkin ini yang terbaik buat lo, juga dia. Ntar suatu saat lo juga tau, kenapa lo diputusin doi. Coba deh intropeksi diri dulu. Lo ngerasa punya salah gak selama ini ?"

Selasa, 21 Desember 2010

Tua Bukan Berarti Lapuk


Tadi saat makan siang, aku dan beberapa teman seruangan seruan seruan di salah satu cafe dekat dengan kantor tempat aku bekerja. Hari ini salah satu rekan kerjaku merayakan ulang tahunnya. Mumpung makan gratis, lumayan juga bisa perbaiki gizi. senyumkenyitsenyumkenyitsenyumkenyit

Disela sela canda, temanku ini melontarkan pernyataan : umur bukannya makin nambah, malah makin kurang. sampai hari gini lum bisa ngapa ngapain. wew.. halooo.. maksudnya lum bisa ngapa ngapain maksudnya apa nih ? temenku itu cuma nyengir.

Yupz tentu aja aku ngerti apa yang dia maksud. Belum bisa ngapa ngapain hanyalah ungkapan ketidak puasan dirinya terhadap apa yang telah dia capai. Aku sih maklum saja. Bukan hanya temanku yang ngerasa gitu, mungkin hampir setengah penduduk bumi pernah ngalamin hal yang sama. Karena merasa tidak puas diri memanglah menjadi sifat manusia. Dan rasa tidak puas ini akhirnya menekan perasaan sehingga lupa untuk bersyukur atas apa yang telah dicapai.
Padahal hanya dengan bersyukurlah kita dapat lebih memaknai arti hidup dan merupakan cara terindah untuk menjalaninya.

Masa muda. Mungkin tidak semua orang menjalaninya dengan indah. Sebagiannya malah disibukkan dengan mengeluh. Kenapa aku begini, kenapa aku begitu. Kenapa harus dilarang begini. Kenapa harus mengerjakan itu, padahal masih ingin bersenang senang mumpung masih muda. Padahal kalau tahu aja, justru saat muda beginilah kesempatan untuk mengerjakan sesuatu yang lebih positif. Mumpung isi kepala masih cespleng, tenaga juga lagi gede gedenya. Kenapa tidak berbuat aja yang lebih berguna dari pada hanya sekedar menghabiskan waktu berhura hura dan menghabiskan uang orang tua.

Aku sih gak munafik kalo bilang, masa muda dulu full hura hura Tapi hura hura yang bermanfaat. (cie masa muda : berarti udah tua dunk.. hadew.. baru nyadar). Kenapa aku bilang bermanfaat ? Karena aku selalu mengerjakan sesuatu berdasarkan porsinya. Biarpun gak bisa melakukan sesuatu yang luar biasa. Saatnya belajar aku akan belajar serius. Saatnya ingin hang out dengan teman teman ya gunakan waktu secukupnya saja. Yang terpenting tetap berada pada jalur yang lurus dan gak neko neko. *loh kenapa jadi bahas aku tension ... yuk dilanjut !! malu

Back to topik. Bertambahnya usia, semestinya bertambah banyak hal yang kita ketahui. Karena selama di perjalanan menuju umur yang terus bertambah kita akan mengalami banyak hal. Andai saja apa yang kita jalani itu bisa kita maknai dan kita sukuri... alangkah indahnya perjalanan hidup kita menuju masa yang akan datang. Karena kita tidak akan mengalami yang namanya penekanan perasaan untuk mendapatkan yang terlalu lebih. Seperti yang aku sebutin tadi.. kuncinya adalah banyak banyak bersyukur. Toh dengan bersyukur tidak akan menghalangi kita untuk meraih mimpi.

Bertambahnya usia, bukan berarti kita harus menjadi lapuk karena usia. Tapi harus sarat akan pengetahuan dan pengalaman. Jika kita menyadari bahwa umur kita makin bertambah dan jatah hidup justru makin berkurang, pastilah kita akan menyiapkan bekal menuju kehidupan yang benar benar kekal. Yang lebih abadi. Dan ini akan menjadi semacam warning buat kita untuk selalu berbuat lebih baik lagi untuk kedepannya. Bener gak ? ketukmeje

Rasulullah bersabda:

"
siapa yang hendakkan dunia, maka hendaklah dengan ilmu. siapa yang hendakkan akhirat, maka hendaklah dengan ilmu. siapa yang hendakkan kedua-duanya, maka hendaklah dengan ilmu"

Dan sekarang, dengan gaya penjual obat pinggir jalan, aku pengen nawarin sebuah produk yang dinamakan *semangat hidup* yang resep racikannya sangat sederhana yaitu : BERJUANG + SYUKURI dan NIKMATI + MAKNAI .. dijamin hidup akan terasa lebih indah celebrate


SO ... just open your eyes, and see that life is beautiful.. Ganbatte !! tinju

Senin, 08 November 2010

Mentawai




-->
Aku mengingatnya kawan. Sebuah pulau tempat bersemayamnya cinta. Sebuah pulau tempat segala cita tercipta. Sebuah pulau dengan banyak keindahan. Pasir putih menghampar, laut biru berhiaskan terumbu karang. Sangat indah. Sebuah pulau yang jika kau berkunjung kesana, kau akan temukan banyak keramahan dan eksotika keindahan alam disekitarnya. Aku rindu sekali dengan celotehan cericit anak kecil mengajakku berenang melewati ombak pantai yang terbentang kebiruan. Disanalah telah kuperdengarkan sajak keharuanku akan kenangan.

Senin, 01 November 2010

Did You Smile Today ? :)

Senyum adalah salah satu cara tubuh berkomunikasi tanpa harus mengucapkan kata. Senyum adalah anugerah terindah yang diberikan Tuhan pada kita. Senyum merupakan satu kebutuhan manusia yang gratis dan sederhana yang memberikan dampak yang begitu besar, tidak hanya pada diri kita, tapi juga kepada orang-orang disekitar kita.

Senin, 25 Oktober 2010

Lidah itu Tajam, Jendral :)

Sufyan Ats-Tsauri berkata,"Bila saya menyerang seseorang dengan anak panah, maka itu lebih baik bagiku daripada menyerangnya dengan lidahku karena serangan lidah tidak pernah meleset. Sedangkan bidikan anak panah seringkali luput dari sasaran."

Lidah itu ibarat dua mata pisau yang sangat tajam. Jika kita tidak menggunakannya dengan baik, maka senjata itu akan melukai orang lain, juga melukai diri sendiri. Begitu juga dengan lidah. Jika tidak dipergunakan dengan baik, dengan tutur kata yang baik, juga bisa melukai perasaan orang lain. Lidah memang tidak bertulang, mudah saja membengkokkannya ke sana kemari sejalan perubahan cuaca hati pemiliknya. Luka atau cedera fisik akan lebih mudah diobati dan sembuh, namun sakit hati seseorang akibat perkataan negatif yang ditujukan kepadanya tidak akan segampang itu disembuhkan.

Berapa banyak persahabatan yang terpecah dikarenakan ketajaman lidah, berapa banyak perceraian yang terjadi antara suami istri diakibatkan oleh lidah, berapa banyak tawuran yang terjadi antara sekolah, antara suku, desa yang diakibatkan oleh lidah. Dan masih banyak lagi keburukan yang terjadi karena ulah lidah ini. Entah itu berupa perkataan dusta, mencela, ghibah (bergunjing), adu domba, saksi palsu, mencerca dan lain sebagainya.

Al-Hasan al-Bashri mengatakan bahwa perbedaan antara orang bijaksana dan orang bodoh terletak pada dimana dia meletakkan lidahnya.Menempatkan lidah di belakang hati hingga dia hanya akan mengatakan hal-hal yang dipikirnya mengandung kebaikan dan dirasa tidak akan membahayakan adalah ciri orang yang bijak. Sementara si dungu menjadikan ujung lidah berada di depan akalnya hingga tanpa mau repot-repot memikirkan dampak baik atau buruk yang bisa timbul, dia akan langsung bicara seenak perutnya.

Ada pepatah yang mengatakan "luka karena pedang, jika dibalut akan kembali sembuh sejalan dengan berlalunya waktu, tapi tidak dengan luka yang disebabkan oleh tajamnya lidah".

Oleh karenanya, adanya baiknya kita menjaga lidah kita dari hal hal yang bukan merupakan kepentingan kita, walaupun itu berbentuk gurauan. Karena terkadang, gurauan yang dilontarkan tidak berkenan dihati orang lain sehingga terjadi kesalah pahaman.

Seorang sahabat Rasul SAW, yakni Abu Dzar Al-Ghifari r.a. menasehati,"Jadikan perkataan hanya dua (jenis) kalimat saja, yaitu kalimat yang bermanfaat dalam urusan duniawi dan kalimat yang kekal (manfaatnya) di akhirat." Apabila tak ada kedua jenis kalimat di atas dalam perbendaharaan kita, maka lakukanlah ibadah yang sangat ringan dan nilainya setara dengan tujuh ribu kebaikan, yaitu DIAM.