Selasa, 31 Agustus 2010

MENGENANG

Masa lalu adalah kenangan

Sedetik dari masa lalu adalah pelajaran berharga

Sedetik dari masa lalu pada akhirnya akan membentuk sebuah cerita

Demikian juga dengan dia, dia dan dia diaku yang lain

Mengenang diaku yang singgah

Mengenang diaku yang hanya sekedar lewat

Mengenang diaku yang menjadi teman seperjalanan dihidupku

Membuka luka memang

Tapi ada kerinduan disetiap luka yang tertoreh

Ada senyuman disetiap kenangan

Walau tak ingin kembali

Tapi aku tak ingin kenanganku pergi

LARA

lara
adakah kau tau
kenapa mata ini basah
ah kau pasti tak tau
karena hati juga tak tau
tanyakanlah kepada luka
kau pasti tau jawabnya
karena perih luka yang rasa

lara
aku ingin bertanya
mengapa perih rindu tak ada obatnya
mengapa perihnya cinta membuatku merana
apa kau tau jawabnya ?
beritahu aku
biar ku ramu peredam perih ini
sungguh,..
aku tak tahan sakitnya

lara
beritahu aku..
apa yang harus kulakukan ??

Senin, 30 Agustus 2010

DISUDUT KERINDUAN



Pernahkah kau coba menerka
Apa yang tersembunyi disudut waktu
Meneguk kerinduan dalam dada
Mengeja hitam putih dalam hati

Sebait ini ingin ku ungkap sejuta asa
Tentang diriku yang berdiri diujung senja
Tentang harapan yang terbias dalam warna jingga pelangi
Tentang jiwaku yang terkurung
Seakan enggan beranjak
Dari warna saga merah senja
Masih enggankan engkau hiraukan ?

Selama musim berganti
Sejauh batas pengertian
Jaring kebekuan cinta ku terkurung dibalik kepongahan
Acuh diatas kebimbangan
Tak ingin beranjak sedikitpun
Egois
Tak izinkan pemilik hati
Rengkuh kebahagiaan

Tak pernahkah engkau dapati
Sorot mataku yang menahan rindu
Pernah engkau mencoba membaca
Jerit hati yang terpancar lewat air mata

Apakah masih ada waktuku
Melihat ranum pesona rindu
Tak ingin menyimpan harap
Bersinggahlah, kala kau gundah
Bersama kita hirup wanginya embun pagi
Merasakan hangatnya sinar mentari
Hanya jika kau masih sendiri...

SERPIHAN HATI


usah kau tatapku sinis
karena hanya iris hatiku, miris
usah kau palingkan wajahmu, jauh
karena lukai jantungku, perih

kubiarkan kau sayat lukaku lagi
meski jerit batinku menahan rintih
agar kau puas
amukkan amarahmu padaku
agar kau tertawa merasa bangga karena murka

tak mengapa buatku begitu
diamku bukan berarti lemahku
senyum getirku bukan berarti ku tak menangis
karena setelah ini ku segera lupakanmu
menguburmu dari kehidupanku
ku biarkan kau pergi dari hidupku
karena setelah ini kupunya hidup yang baru.

AKU JATUH... LAGI



Tuhan
Harus pada siapa lagi aku mengadu
Mengelukan hatiku yang terlanjur jatuh
Aku bahkan tak ingat lagi
Ini jatuhku yang keberapa kali
Hanya yang ku ingat setiap jatuh
Aku pasti merasakan sakit
Sakit yang tak bisa kutahan

Tuhan
Hari ini aku jatuh lagi
Kali ini jatuhku sangat sakit
Aku menangis lagi
Aku tahu
Aku sangat rapuh
Karena itu aku mengadu kepadamu
Dapatkah kau cabut rasa sakitku ?

Tuhan
Aku ingin seperti yang lain
Terjatuh tapi tak ingin bangun
Karena jatuh bagi mereka adalah keindahan
Tapi kenapa bagiku tidak
Aku selalu bertanya
Apakah aku ini hamba tirimu ?
Tapi kemudian aku tersadar
Tak baik menghujatmu atas sakitku

Tuhan
Jika pada akhirnya aku benar benar tak bisa bangkit lagi
Aku tak akan menyalahkanmu atas nasibku
Biar kurasa sendiri
Biar kupandang saja dari jauh
Meski tak dapat ku sentuh
Meski tak dapat ku rengkuh
Meski pada akhirnya
Rasa sakitku membuatku menjadi mati rasa

Jumat, 20 Agustus 2010

ARTI KEBAHAGIAAN

Aku berdiri diseberang jalan sebuah mall dikotaku. Entah apa yang aku tunggu. Aku hanya berdiri. Entah sudah berapa lama aku berdiri disini. Tapi yang pasti kakiku sudah terasa pegal dan aku memutuskan untuk menyebrangi saja jalan itu, ntah kemana tujuanku aku sendiri gak tau.
Tak sengaja mataku melihat anak kecil membawa krincingan duduk dibawah jembatan penyebrangan. Sekilas aku perhatikan wajahnya yang kumal, terlintas pertanyaan dalam hatiku "apa yang dia lakukan ?" penasaran aku perlahan menghampirinya..
"adik lagi apa ? kok sendiri ?" tanyaku
"lagi mencari kebahagiaan kak !" jawabnya
"memangnya kebahagiaan bisa dicari ?" tanyaku heran
tanpa menjawab pertanyaanku dia memperlihatkan kumpulan logam dan uang kertas seribuan yang sedari tadi dia pegang.
"apa ini ?" tanyaku
"ini kebahagiaanku kak, dengan ini aku bisa cari ibu sama bapak. kalau ketemu aku pasti bahagia.!"jawabnya
Aku tertegun. Terharu. Ada tetesan air disudut mataku. Anak ini ......
Perlahan kuusap kepalanya. Lalu kusodorkan lembaran kertas uang 100 ribuan.
"ini untuk kamu, semoga ibu bapaknya cepat ketemu ya.." ujarku
"terima kasih ya kak.." jawabnya sambil tersenyum
Aku mengangguk, ikut tersenyum
"sebenarnya uang ini mau aku berikan untuk kakek yang buta itu kak. "katanya
"lo kenapa ? bukannya....."
"ya kak, semoga dengan aku bersedekah untuk kakek itu dan mengasihaninya, Allah akan menggantinya dengan surga untukku. Karena disana bapak ibu berada sekarang." Katanya
Aku terperangah. Tak sadar aku memeluk anak kecil ini. Mengusap punggungnya. Menguatkan hatinya padahal tanpa aku sadari aku justru menguatkan diriku sendiri.
Ternyata kebahagiaan itu datang ketika kita selalu berusaha untuk membahagiakan orang lain, bukan sebaliknya. Penderitaan itu datang justru ketika kita mengharapkan orang lain untuk memberi kita kebahagiaan.


Dan sore itu, seorang anak kecil kumal memberikanku pelajaran tentang KEBAHAGIAAN..

Kamis, 19 Agustus 2010

UNGKAPAN GILAKU

Untuk sebuah rasa yang aku namakan rindu...

biarpun ada jarak yang sangat membentang
kau dibarat dan aku di timur
tapi disudut mataku bayang mu selalu terlihat
dan kamu tahu..aku sangat merindukanmu

Biarpun fajar menyingsing
melahirkan pagi dan cerahnya matahari
tapi disudut mataku wajahmu akan selalu jadi mentari
kamu tahu kenapa ?
karena wajahmu selalu membuatku rindu

Walaupun senja merona jingga
meninggalkan serpihan cerahnya sore hari
tapi disudut mataku cerahmu mampu menyinari hatiku
kamu tahu kenapa ?
karena senyummu begitu mempesonaku
dan aku selalu rindu

Biarpun rembulan menjemput malam
langit gelap tiada berbintang
tapi bagiku dirimu adalah sinar cahayanya malam kelamku
semua itu karena bening matamu
yang membuatku selalu rindu

Kamu tau bagaimana rasanya ?
jika hatimu merasa sangat sakit dan kamu ingin sekali memeluk
walau hanya sekedar bayangan
itulah rasa rindu

Jika nafasmu serasa sesak
dan dadamu serasa ingin meledak
menahan rasa yang bergejolak
walau hanya dalam fikiran kamu ingin sekali memegang tangannya
untuk sekedar menguatkan hatimu
maka itulah rasa rindu

Jika matamu sesekali akan terasa basah
karena beratnya beban didada
maka rasa itu semakin menggila dan merasuk semakin dalam
dan kamu tahu sayang
itulah rasa yang aku punya sekarang....
rasa yang aku namakan RINDU
hanya untukmu..!!

NASEHAT SAHABAT

"Kenapa masih nangis ? masih sedih..?" adith membuyarkan lamunanku.
"Sudahlah !! mau sampai kapan kamu gini ?" ujarnya lagi
Perlahan ku hapus air mata yang masih menggenang. "aku kangen, kamu tau rasanya ? sakit !" kataku
"Gak ada yang harus kamu tangisi, toh dia juga gak mikirin kamu !" katanya lagi
"Sapa bilang dia ga mikirin aku !" jawabku ketus.. protes dengan ucapan Adith. "dasar sok tau..!! gerutuku lagi..

Ku lihat Adith tersenyum. "Mungkin dia memang masih mikirin kamu, tapi hanya sekedar mikirin, gak lebih. Tak ada yang bisa dia lakukan, juga gak ada yang bisa kamu lakukan. Terimalah kenyataan. Hidup ini gak akan berhenti sampai disini sayang, kamu harus menatap masa depan. Mungkin kamu memang masih sangat mencintai dia untuk saat ini. Mungkin kamu gak akan bisa lupakan dia sampai kapanpun. Tapi hidup harus terus berjalan toh. Jangan mengabaikan banyak cinta yang ada disekelilingmu hanya karena kamu kehilangan satu cinta. Itu gak adil buat kamu, juga buat orang-orang yang mencintai kamu. "

"Sayang, dengar aku..! lanjutnya.
Mau gak mau aku memaksakan diri untuk menoleh dan duduk berhadapan dengannya.
"Ingat tidak Diska, anak aceh yang pernah aku ajak main ke KIM ?"
aku mengangguk.
"Diska kehilangan orang tua ketika Tsunami dulu. Dia juga kehilangan tangan kanannya. Tapi apa kamu lihat dia bersedih ? Tidakkan ? dulu ketika pertama kali aku menemukan Diska di tempat pengungsian, wajahnya itu sangat kumal. Tangannya diperban. Tapi wajahnya tidak keliatan bersedih. Dia berduka. Tapi dia selalu tersenyum. Tetap ceria bermain dengan anak-anak lainnya. Aku pernah bertanya, apa Diska gak kangen mama papa. kamu tau dia jawab apa ? "Tuhan lebih kangen sama mama papa Diska makanya mama papa nemani Tuhan disurga".

"Sayang, Diska mengalami banyak kehilangan, tidak saja tangannya, mama papanya, adik dan kakaknya, dia juga kehilangan kasih sayang mereka. Sekarang ini cuma aku yang Diska punya. Bagi Diska aku adalah malaikatnya. Dia selalu bilang "Om Adith akan terus jadi malaikat Diska". Diska bersyukur Tuhan mengambil keluarga Diska, agar mereka bahagia disisiNya. dan Tuhan menggantinya dengan Om Adith. Terima kasih ya Om !! " itu katanya.... " Adith terdiam sejenak. Ku lihat ada genangan air dimatanya.

"Sayang, kita itu diciptakan bukan suatu kebetulan tetapi dengan tujuan, dengan fungsi dan kegunaan yang sudah Tuhan siapkan. Terkadang Tuhan juga tidak akan selalu mengabulkan apa yang menjadi keinginan kita. Tapi Dia pasti akan menggantinya dengan yang lebih baik. Kesedihan yang kamu alami sekarang pasti akan menjadi kebahagiaan disuatu hari nanti, dan kamu pasti akan bersyukur dengan pilihan Tuhan."
"Tersenyumlah.. jangan nangis terus... ! ucapnya lagi.

Aku menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya. Seolah nafas itu adalah beban yang bertumpuk didadaku. "Terima kasih ya Dith.. !! aku tersenyum. Senyum untuk pertama kali.
"Sama-sama sayang. Gitu dunk.. itu baru my Lea.. aku akan selalu ada disamping kamu jika kamu butuhkan. Ingatkan, kita ini sahabat !!" ujarnya lagi.. Aku mengangguk.
"Jadi mau ke Pesantren ?? "Adith mengingatkanku...
"Hu um, kamu antarkan ? "Tanyaku...
"Boleh, tapi ada syaratnya !"
"Syarat apa ?" tanyaku heran.
"Berhentilah menangis, tersenyumlah...!" pintanya dengan mimik muka serius
aku tergelak. Mimik muka Adith yang serius itu sangat lucu. Dasar culun.
"Iah aku janji..!! jawabku, dan aku kembali senyum
"Udah manis belon senyumnya Dith ..!" Godaku
"Sangaaaaat manis.... !" jawabnya sambil mengerlingkan mata
"Dasar geniiiiitt......!!!